Penggunaan internet serta
jaringan dan informasi teknologi lainnya untuk mendukung perdagangan komersial,
kerjasama dan komunikasi perusahaan, dan situs yang mendukung proses bisnis,
baik dalam jaringan perusahaan dengan pelanggan-pelanggan serta mitra
bisnisnya.
Aplikasi Perusahaan LintasFungsional
Terintegrasi yang melintasi
batasan fungsi-fungsi tradisionaln untuk merekayasa ulang dan meningkatkan
proses-proses bisnis vital diseluruh perusahaan. Organisasi-organisasi ini
melihat system perusahaan lintas fungsional sebagai cara strategis dalam
penggunaan TI untuk membagi sumber daya informasi dan meningkatkan efisiensi
dan efektivitas proses bisnis dan mengembangkan hubungan strategis dengan
pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis.
Gambar 7.2
Proses
pengembangan produk baru dalam perusahaan pabrikasi. Ini adalah sebuah contoh
proses bisnis yang harus didukung oleh system lintas fungsional yang melintasi
batasan dari beberapa fungsi bisnis
Arsitektur Aplikasi Perusahaan
Gambar 7.3 menampilkan
arsitektur aplikasi perusahaan, yang mengilustrasikan hubungan timbale balik
dari aplikasi lintas fungsional perusahaan yang utama yang telah banyak dimiliki
dan digunakan bperusahaan saat ini.Perusahaan berfokus pada penyelesaian
proses-proses bisnis fundamental secar bersama-sama dengan para pelanggan,
pemasok, mitra dan karyawan perusahaan yang terkait.
Gambar 7.3
Aplikasi Integrasi Perusahaan
Aplikasi Integrasi Perusahaan
(enterprise application integration-EAI)
digunakan banyak perusahaan untuk menghubungkan aplikasi-aplikasi bisnis
elektro utama mereka. Gambar 7.4, perangakat lunak menghubungkan aplikasi
kantor depan dan kantor belakang.
Gambar 7.4
Perangkat lunak aplikasi
integrasi perusahaan yang menghubungkan aplikasi kantor depan dan kantor
belakang.
1. Cara kerja EAI :
2. pesanan masuk melalui pusat
panggilan, surat, surat elektronik,
situs atau facsimile
3. informasi pelanggan ditangkap
dalam proses pesanan lalu dikirim ke proses “pelanggan baru, yang
mendistribusikan informasi pelanggan baru tersebut ke bebrapa aplikasi dan
basis data.
4. sekali pesanan tersebut
divalidasi (pelanggan, kredit, dan barang), rincian yang relevan dikirim ke
pemenuhan pesanan yang dapat memilih barang yang diminta dari persediaan,
menjadwalkan mereka untuk di paabrikasi, atau sekedar mengirim mereka.
5. Melengkapi status pengambilan
dan info pengiriman ke system pendataan pesanan …
6.
… dan ke pusat panggilan, yang perlu mengetahui
perihal pesanan yang masih tersisa.
Sistem Pengolahan Transaksi
Sistem pengolahan transaksi (Transaction processing
system-TPS) adalah sistem informasi lintas fungsional dimana proses data
dihasilkan dari keberadaan transaksi bisnis. Transaksi adalah peristiwa
yang terjadi sebagai bagian dari melakukan bisnis, seperti penjualan,
pembelian, penyimpanan, penarikan, pengembalian dan pembayaran.
Sistem pengolahan transaksi
online
memainkan peran strategis dalam
perdagangan komersial. Banyak perusahaan menggunakan internet, ekstranet
dan jaringan lain yang mengikat mereka secara elektronik kepada pelanggan dan
pemasok mereka untuk pengolahan transaksi online (Online Transaction processing -OLTP)
Siklus Pengolahan Transaksi
Pendataan, merupakan langkah pertama dari siklus
pengolahan transaksi adalah menangkap data
bisnis. Sebagai contoh, data transaksi dapat diperoleh dari terminal titik penjualan menggunakan pemindai optik kode batang dan pembaca kartu kredit di suatu tokoh ritel atau bisnis lain.
bisnis. Sebagai contoh, data transaksi dapat diperoleh dari terminal titik penjualan menggunakan pemindai optik kode batang dan pembaca kartu kredit di suatu tokoh ritel atau bisnis lain.
Gambar 7.7
·
Pengolahan transaksi sistem pengolahan transaksi
mengolah data dengan dua cara :
1. Pengolahan kelompok, dimana data transaksi di
kumulasikan selama satu periode waktu dan di proses secara periodik, dan
2. Pengolahan seketika, (juga disebut pemmgolahan online),
dimana data diolah segera setelah
transaksi muncul semua sistem pengolahan transaksi online menghubungkan
proses seketika. Banyak sistem online juga bergantung pada kemampuan toleransi
kesalahan sistem komputer yang terus beroperasi walaupun ada sistem yang
gagal.
· Pemeliharaan basis data, basis data sebuah organisasi
harus diperbarui oleh sistem pengolahan transaksi, sehingga mereka dapat selalu
mengoreksi dan memperbarui. Karena itu, sistem pengolaha transaksi membantu
memelihara basis data perusahaan dari sebuah organisasi untuk memberi perubahan
transaksi bisnis dari hari ke hari. Sebagai contoh, penjualan secara kredit
kepada pelanggan akan menyebabkan neraca saldo meningkat dan jumlah persediaan
berkurang. Pemeliharaan basis data meyakinkan bahwa ini dan perunahan lainnya
tergambar dalam catatan data yang tersimpan dalam basis dan perusahaan.
·
Pembuatan dokumen dan laporan, sistem pengolahan transaksi menghasilkan
berbagai dokumen dan laporan. Contoh dokumen transaksi, meliputi pesanan
pembelian, slip pembayaran, tanda terima penjualan, tagihan, dan laporan
pelanggan. Laporan transaksi mungkin mengambil bentuk dari daftar transaksi,
seperti daftar gaji, atau mengedit laporan yang menggambarkan kesalahan yang
terdeteksi selama proses.
·
Pengolahan pertanyaan. Banyak sistem pengolahan
transaksi memungkinkan anda menggunakan internet, intranet, ekstranet dan
penjelajah situs atau manajemen bahasa permintaan untuk membuat pertanyaan dan
menerima respons yang berhubungan dengan hasil aktivitas proses transaksi.
Umumnya respons ditampilkan dalam berbagai format atau layar yang spesifik.
Sistem kolaborasi perusahaan (enterpise collaboration
system-ECS) adalah sistem informasi
lintas fungsional yang memperluas komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi di
antara anggota tim bisnis dan kelompok kerja. Teknologi informasi, khusus
teknologi internet, menyediakan alat untuk membantu kita mengolaborasi untuk
mengomunikasikan ide-ide, membagi sumber daya, dan mengoordinasian usaha
kooperatif kita sebagai anggota dari
beberapa proses formal dan informal dan proses dan kelompok kerja yang
dilakukan banyak organisasi saat ini. Tujuan sistem kolaborasi perusahaan adalah untuk memudahkan kita bekerja bersama
sama dengan lebih muda dan efektif dengan membantu kita untuk:
·
Berkumunikasi: saling membagi informasi
·
Berkoordinasi: mengorganisasi usaha kerja
individual kita dan menggunak sumber-sumber daya.
·
Berkolaborasi: bekerja sama secara
kooperatif pada proyek-proyek dan penugasan.
Sebagai contoh, insinyur,
spesialis bisnis, dan konsultan luar dapat membantu sebuah tim virtual untuk
suatu proyek. Tim tersebut dapat mengandalkan internet dan ekstranet untuk
berkolaborasi melalui surat elektronik, konferensi video, forum diskusi, dan
basis data multimedia dari informasi yang sedang berjalan pada sebuah proyek
situs.
Alat untuk kolaborasi
perusahaan
Alat komunikasi elektronik termasuk surat elektronik,
pesan suara, faksimile, penerbitan dalam situs, sistem papan buletin, pager dan
sistem telepon internet. Alat-alat ini memungkinkan anda secara elektronik
untuk mengirim pesan, dokumen dan arsip dalam data, teks, suara dan pesan atau
multimedia melalui jaringan komputer.
Alat konferensi elektronik membantu orang berkomunikasi
dan berkolaborasi saat bekerja bersama-sama. Salah satu jenis metode konferensi
memungkinkan anggota tim dan kelompok kerja pada lokasi yang berbeda untuk bertukar
ide secara intraktif pada waktu yang bersamaan, atau pada waktu yang berbeda
sesuai kenyamanan mereka.
Gambar7.8
· Surat elektronik
· Pesan singkat
· Pesan suara
· Faksimile
· Penerbitan dalamsitus
· Pager
·
konferensi data
·
konverensi suara
·
konverensi video
·
forum-forum diskusi
·
sistem obrolan
·
sistem rapat elektronik
· tanggal dan penjadwalan
· manajemen proyek dan
penugasan
· sistem aliran kerja
· berbagi dokumen
· manajemen pengetahuan
Alat manajemen kerja
kolaboratif
membantu orang untuk menyelesaikan atau mengukur aktifitas kerja grup.Perangkat
lunak kategori ini mencakup alat penentuan tanggal dan penjadwalan, manajemen
proyek dan penugasan, sistem aliran kerja dan alat manajemen pengetahuan.
SISTEM
BISNIS FUNGSIONAL
Pengenalanmerupakan
berbagai jenis sistem informasi (pengolahan transaksimanajemen
informasi dukungan keputusan, dan sebagainya) yang mendukung fungsi-fungsi bisnis
akuntansi keuangan, pemasaran, manajemen operasi, dan manajemen sumber daya
manusia.
TI dalam bisnis sistem informasi dalam bagian informasi bagian
ini akan dianalisis menurut fungsi bisnis yang mereka dukung dengan melihat
pada beberapa contoh kunci dalam setiap area fungsional. Ini akan memberikan
sebuah apresiasi dari sistem bisnis fungsional yang mungkin digunakan, baik
oleh perusahaan oleh perusahaan kecil maupun besar.
Sistem
PemasaranFungsi bisnis pemasaran memperlihatkan
perencanaanpromosi dan penjualna produk yang ada di pasar serta pengembangan
produk baru dan pasar baru untuk menarik dan melayani pelanggan baru dan
potensial dengan lebih baik.Oleh karena itu, pemasaran menampilkan fungsi
penting dalam operasi bisnis sebuah perusahaan. Sistem informasi pemasaran
menyediakan informasi teknologi yang mendukung komponen-komponen utama dari
fungsi pemasaran.sebagai contoh, sistem internet/intranet dan layanan yang
memungkinkan terjadinya proses pemasaran interaktif dimana pelanggan dapat
menjadi mitra dalam pembuatan, pemasaran pembelian dan peningkatan produk dan
layanan.
Pemasaran
interaktif Istilah pemasaran Interaktif berhubungan dengan
proses pemasaran yang berfokus pada pelanggan, yaitu berdasarkan pada
penggunaan internet, intranet, dan ekstaranet untuk membangun transaksi dua
arah antara sebuah bisnis dengan pelanggan atau pelanggan potensialnya.
Tujuan pemasaran interaktif adalah untuk memungkinkan perusahaan menggunakan
jaringan-jaringan yang menguntungjan tersebut untuk menarik dan menjaga
pelanggan yang akan menjadi rekanan dengan bisnis dalam pembuatan, pembelian
dan peningkatan produk dan layanan.
GAMBAR
7.11 Contoh-contoh sistem informasi bisnis
fungsional. Perhatiakn bagaimana mereka mendukung wilayah fungsional utama di
bisnis.
GAMBAR 7.12 Sistem
informasi pemasaran menyediakan teknologi informasi untuk mendukung komponen-komponen
utama dari fungsi pemasar
GAMBAR
7.13 Lima komponen utama dari target pemasaran untuk
perdagangankomersial
Target Pemasaran
telah menjadi perangkat penting dalam membnagun strategi
pelaksanaan dan promosi untuk memperkuat inisiatif perdagangan komersial sebuah
perusahaan sebagaimana yang terjadi dalam bisnis tradisional. Sebagaimana diilustrasikan
pada gambar 7.13, target pemasaran adalah sebuah konsep manajemen periklanan
dan promosi yang mencakuo lima komponen target.
·
Komunitas. Perusahaan
dapat menyesuaikan pesan iklan dan metode promosi mereka untuk menarik orang
dalam komunitas khusus. Mereka dapat berupa ketertarikan komunitas,
seperti komunitas virtual pada penyuka olahrag online, pehobi seni dan
keterampilan, atau komunitas geografis yang dibentuk oleh situs dari sebuah
kota atau organisasi lokal lain.
·
Konten. Periklanan
seperti pada, papan iklan atas spandik, dapat di tempatakna di berbagai situs
pilihan, selain di dalam situs perusahaan, konten pesan-pesan ini di tunjukan
kepada penonton yang di targetkan. Kampanye untuk satu produk di halaman
pembuka mesin pencari internet adalah contoh khusus.
·
Konteks. Periklanan
muncul hanya di halaman siyus yang ada hubunganya dengan konten suatu produk
atau layanan. Jadi periklanan hanya ditargetkan hanya kepada orang-orang yang
mencari informasi tentang suatu subjek masalah.
·
Demografis/psikografis. Usaha
pemasaran situs dapat ditujukan hanya pada jenis-jenis atau kelas orang-orang
khusus.
·
Perilaku online. Usaha
periklanan dan promosi dapat di sesuaikan untuk mengunjungisatu situs oleh
seorang individu. Ini memungkinkan sebuah perusahaan mengikuti perilaku online
seorang pada situsnya.
Otomatisasi
Tenaga Komputer dan internet menyediakan dasar bagi
otomatisasi tenaga pejualan. Dalam banyak perusahaan, tenaga penjual dilengkapi
denga computer, notebook,penjelajah situs, dan perangkat lunak manajemen kontak
penjualan yang menghubungkan mereka pada situs pemasaran pada internet,
ekstranet, dan internet perusahaan. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas
personal dari orang-orang penjualan, tetapi mempercepat secara dramatis
gambaran dan analisis data penjualan dari lapangan kepada manajer pemasaran di
kantor pusat.
Hasilnya,
ini memungkinkan manajemen pemasaran dan penjualan memperbaiki pengiriman
informasi dan otomatisasi tenaga penjualan mereka.Oleh karena itu, banyak
perusahaan melihat bahwa dalam produktivitas penjualan dan respons pemasaran.
Otomatisasi
tenaga berbasis sistus Baker Tanks, pimpinan nasional dalam
penyewaan dari industry pembuatan dan pengiriman peralatan diseluruh Negara
dalam cakupan industry dari kontruksi sampai luar angkasa.Dimasa lalu tenaga
penjualan mengisi formulir untuk melacak informasi pelangga, yang kemudian
dimasukkan kedalam basis data elektronik.Ini membuat tenaga penjualan dalam
waktu sedikit melakukan yang terbaik harus mereka lakukan penjualan. Lebih
buruk lagi, perwakilan dalam perjalanan tidak punya cara untuk
berhubungan demgan basis data elektronik dari pelanggan.
Mereka
mengumpulkan banyal informasi, tetapi mereka tidak dapat mengakses dan
menggunakanya dengan efektifBaker Tanks, dengan cepat menyelami fungsionalitas
berbasis situs, waktu implementasi cepat, dan investasi rendah modal dari
sistem otomatisasi tenaga penjualan. Kemampuan untuk menghubungkan tenaga
penjualan dimana saja dan kapan saja juga merupakan suatu fitur yang
menarik.Jadi Baker Tanks beralih dari sistem pencatatan diatas kertas menjadi
sistem berbasis situs, menghapuskan langkah pemindahan ekstra pemindahan dari
dokumen kertas ke basis data.
Sistem Pabrikasi
Sitem informasi
pabrikasi mendukung fungsi produksi /operasi yang mencakup semua
aktivitas yang terkait perencanaan dan pengawasan proses produksi barang dan
jasa. Oleh karena itu, fungsi produksi/operasi terkait dengan manajemen dari
proses dan sistem operasional seluruh perusahaan bisnis. Sistem informasi yang
digunakan untuk manajemen operasional dan pengolahan transaksi yang mendukung
semua perusahaan
yang harus terencana, terawasi dan pengendalian
persediaan, pembelian, dan aliran barang dan jasa.
Untuk itu, perusahaan seperti perusahaan transportasi,
grosir, ritel, institusi keuangan, dan perusahaan jasa harus menggunakan sistem
informasi produksi/operasi untuk merencanakan dan mengawasi kegiatan operasi
mereka. Dalam bagian ini, kita akan berkonsentrasi pada aplikasi pabrikasi
berbasis komputer untuk mengilustrasikan sistem informasi yang mendukung fungsi
kegiatan produksi/operasi.
Pabrikasi Terintegrasi Komputer
Bergagai sistem informasi pabrikasi, banyak
diantaranya yang membantu situs, digunakan untuk pabrikasi terintegrasi
komputer ( computer-integrated manufacturing—CIM ). Lihat gambar 7.15.
CIM adalah keseluruhan konsep yang menegaskan bahwa tujuan sistem yang
berdaarkan komputer dalam pabrikasi haruslah :
·
Menyederhanakan (rekayasa ulang), proses produksi, desain produk,
organisasi pabrik sebagai sebuah fondasi penting terhadap otomatisasi dan
integrasi.
·
Mengotomatisasi proses produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang
mendukung mereka dengan komputer, mesin, dan robot.
·
Mengintegrasikan seluruh proses produksi menggunakan jaringan
komputer, perangkat lunak bisnis lintas fungsional, dan teknologi informasi
lainnya.
Gambar 7.15
Sistem informasi
pabrikasi mendukung pabrikasi terintegrasi komputer
Keseluruhan tujuan dari CIM dan sistem informasi
pabrikasi adalah untuk menciptakan proses pabrikasi yang fleksibel, cerdas,
yang secara efisien memproduksi produk kualitas tertinggi. Karena itu, CIM
mendukung konsep-konsep sistem pabrikasi yang fleksibel, pabrikasi cerdas, dan
manajemen kualitas total.Implementasi konsep pabrikasi seperti itu memungkinkan
sebuh perusahaan untuk merespons dan memenuhi permintaan pelanggan dengan cepat
dengan produk dan jasa berkualitas tinggi.
Sistem informasi pabrikasi juga membantu perusahaan
menyediakan, mengotomatisasi, dan mengintegrasikan banyak aktivitas yang
diperlukan untuk memproduksi segala jenis produk. Sebagai contoh,
komputer digunakan untuk membantu insinyur merancang produk-produk lebih baik
menggunakan sistem rekayasa berbantu komputer ( computer-aided design—CAE). Dan
desain berbantu komputer (computer-aided design—CAD). Alat-alat ini juga
digunakan untuk membantu merencanakan jenis bahan yang diperlukan dalam proses
produksi, yang disebut perencanaan keebutuhan material ( material requairement
planning—MRP), dan untuk mengintegrasikan MRP dengan penjadwalan produksi dan
kegiatan operasi-operasi pasar, yang dikenal sebagai perencanaan sumber daya
pabrikasi. Banyak dari proses didalam sistem perencanaan sumber daya pabrikasi
termasuk dalam modul pabrikasi dari perangkat lunak perencanaan sumber daya
perusahaan (enterprise resource planning—ERP).
Sistem pabrikasi
berbantu komputer( computer-aided manufacturing—CAM) adalah semua yang
mengotomatisasi proses produksi. Sebagai contoh, ini dapat dilengkapi dengan
pengawasan dan pengendalian proses produksi dalam sebuah pabrik (sistem
eksekusi pabrikasi) atau dengan pengendalian proses fisik (proses
pengendalian), sebuah alat mesin (mesin pengendali), atau mesin-mesin dengan
kemampuan bekerja seperti manusia (robot).
Sistem eksekusi
pabrikasi( manufacturing execution system—MES) adalah ssistem informasi
pengawasan kinerja bagi kegiatan operasi pabrik. Mereka mengawasi, melacak, dan
mengendalikan lima komponen penting yang termasuk dalam proses produksi: bahan,
peralatan, perintah, personel, dan spesifikasi, dan fasilitas produksi. MES
mencakup penjadwalan dan pengawasan proses. Sistem-sistem pabrikasi ini
mengawasi, melaporkan, dan menyesuaikan status dan kinerja komponen produksi
untuk membantu perusahaan mencapai proses pabrikasi yang fleksibel dan
berkualitas tinggi.
Pengendalian proses adalah penggunaan komputer untuk mengendalikan
proses fisik yang sedang berjalan. Sebuah sistem komputer pengendalian proses
mensyaratkan penggunaan perangkat khusus yang peka yang dapat mengukur fenomena
fisik, seperti perubahan temperatur dan tekanan. Pengukuran-pengukuran fisik
lanjutan ini dikonversasikan kedalam bentuk digital dengan konversi analog ke
digital dan dihubungkan ke komputer untuk diolah.
Pengendalian mesin adalah penggunaan komputer untuk mengendalikan
aktivitas dari mesin.Ini juga populer disebut sebagai pengendalian numerik.Alat
pengendalian mesin berbasis komputer untuk segala macam produk pabrikasi adlah
sebuah aplikasi pengendalian numerik yang khas digunakan banyak pabrik
diseluruh dunia.
Sistem Sumber Daya
Manusia
Fungsi manajemen sumber daya manusia (human resource
management—HRM) termasuk rekrutmen, penempatan, evaluasi, kompensasi, dan
pengembangan karyawan dari sebuah organisasi.Tujuan dari manajemen sumber daya
manusia adalah penggunaan yang efektif dan efisien dari sumber daya manusia
dalam perusahaan. Oleh sebab itu, sistem informasi sumber daya manusia ( human
resource information system—HRIS) adalah dirancang untuk mendukung :
1)
merencanakan untuk
memenuhi kebutuhan personel dalam bisnis,
2)
mengembangkan seluruh
potensi karyawan, dan
3)
mengendalikan seluruh
kebijakan dan program dari seluruh personel.
Pada dasarnya, bisnis menggunakan sistem
informasi berbasis komputer untuk :
1)
Membuat slip gaji dan
laporan gaji
2)
Mengelola catatan
personel
3)
Menganalisa penggunaan
dalam operasi bisnis
Dan banyak juga perusahaan telah melampaui fungsi
manajemen personel tradisional ini dan telah mengembangkan sistem informasi
sumber daya manusia yang juga mendukung :
1)
Perekrutan,
penyeleksian, dan memperkerjakan
2)
Penempatan tugas
3)
Penilaian kinerja
4)
Analisis manfaat
karyawan
5)
Pelatihan dan
pengembangan
6)
Kesehatan, keselamatan,
dan keamanan.
Gambar 7.16.
HRM dan internet
Internet telah menjadi kekuatan utaman bagi perubahan
didalam manajemen sumber daya manusia.Sebagai contoh, sistem HRM online dapat
melibatkan perekrutan karyyawan melalui bagian rekrutmen dari situs
korporat.Internet kaya dengan informasi dan kontak bagi pemberi kerja dan
pencari kerja.Informasi HRM yang sangat berguna lainnya, seperti laporan
pekerjaan dari industri, atau daftar pasar perekrutan terkenal oleh industri
dan profesi.
HRM dan Intranet Korporat
Teknologi intranet memudahkan perusahaan untuk
mengolah aplikasi HRM yang umum di intranet perusahaan. Intranet memungkinkan departemen
HR untuk memberikan layanan 24 jam kepada pelanggan mereka. Mereka juga bisa
menyebarkan informasi berharga dengan lebih cepat dibandingkan melalui saluran
perusahaan sebelumnya. Intranet dapat mengumpulkan informasi online dari
karyawan untuk masukan ke dalam arsip HRM mereka, dan dapat memudahkan manajer
dan karyawan lain untuk melaksanakan tugas-tugas HRM dengan sedikit intervensi
oleh departemen HRM.
Sistem Akuntansi
Sistem informasi akuntansi adalah yang tertua dan
paling banyak menggunakan sistem informasi dalam bisnis.Mereka mencatat dan
melaporkan transaksi bisnis dan peristiwa ekonomi lainnya. Sistem akuntansi
berbasis komputer mencatat dan melaporkan aliran dana melalui sebuah organisasi
yang berbasis historis dan membuat laporan keuangan penting, seperti neraca
saldo dan laporan keuangan terproyeksi dan anggaran keuangan. Sistem operasi
akuntansi menekankan pada catatan pembukuan yang sah dan historis serta membuat
laporan keuangan yang akurat. Umumnya,sistem ini memasukkan piutang, utang,
gaji, dan sistem buku besar.
Sistem manajemen akuntansi berfokus pada perencanaan
dan pengendalian operasi bisnis.Mereka menekankan pada laporan akuntansi biaya,
pengembangan anggaran keuangan, laporan keuangan terproyeksi, dan laporan
analistis yang membandingkan kinerja aktual dan perkiraan.Gambar 7.18
mengilustrasikan antara hubungan dari beberapa sistem informasi akuntansi
penting yang terkomputerisasi, oleh usaha kecil maupun besar.Banyak paket
perangkat lunak akuntansi yang tersedia untuk aplikasi ini.Gambar 7.19
memberikan rangkuman yang baik dari enam yang biasa, tetapi penting, sistem
informasi akuntansi yang digunakan oleh perusahaan bisnis besar dan kecil.
Sistem Akuntansi
Sistem informasi akuntansi adalah yang tertua dan
paling banyak menggunakan sistem informasi dalam bisnis.Mereka mencatat dan
melaporkan transaksi bisnis dan peristiwa ekonomi lainnya. Sistem akuntansi
berbasis komputer mencatat dan melaporkan aliran dana melalui sebuah organisasi
yang berbasis historis dan membuat laporan keuangan penting, seperti neraca
saldo dan laporan keuangan terproyeksi dan anggaran keuangan. Sistem operasi
akuntansi menekankan pada catatan pembukuan yang sah dan historis serta membuat
laporan keuangan yang akurat. Umumnya,sistem ini memasukkan piutang, utang,
gaji, dan sistem buku besar.
Sistem manajemen akuntansi berfokus pada perencanaan
dan pengendalian operasi bisnis.Mereka menekankan pada laporan akuntansi biaya,
pengembangan anggaran keuangan, laporan keuangan terproyeksi, dan laporan
analistis yang membandingkan kinerja aktual dan perkiraan.Gambar 7.18
mengilustrasikan antara hubungan dari beberapa sistem informasi akuntansi
penting yang terkomputerisasi, oleh usaha kecil maupun besar.Banyak paket
perangkat lunak akuntansi yang tersedia untuk aplikasi ini.Gambar 7.19
memberikan rangkuman yang baik dari enam yang biasa, tetapi penting, sistem
informasi akuntansi yang digunakan oleh perusahaan bisnis besar dan kecil.
GAMBAR 7.18
GAMBAR 7.19 rangkuman dari enam sistem informasi
akuntansi penting yang digunakan dalam bisnis.
Sistem akuntansi online
Penggunaan internet dan jaringan lain mengubah
bagaimana sistem informasi akuntansi mengawasi dan melacak aktivitas
bisnis. Sifat interaktif dari sistem akuntansi membutuhkan bentuk baru
dari dokumen transaksi, prosedur, dan pengendali. Ini khususnya
diterapkan pada sistem, seperti pengolahan pesanan.Pengendalian persediaan,
piutang, dan utang. Sistem ini secara langsung terlibat dalam pengolahan
transaksi antara sebuah bisnis dengan pelanggan serta pemasoknya.Banyak
perusahaan yang menggunakan internet dan tautan jaringan lain kepada mitra
perdagangan ini melalui sistem pengoolahan transaksi online.
Sistem manajemen
keuangan
Sistem manajemen keuangan berbasis komputer mendukung
manajer dan pelaku bisnis dalam memutuskan terkait dengan :
1.
Pendanaan bisnis
2.
Alokasi dan
pengendalian sumber daya keuangan dalam sebuah bisnis
Kategori sistem manajemen keuangan yang utama termasuk
manajemen kas dan investasi, penganggaran modal, anggaran keuangan, dan
perencanaan keuangan.Sebagai contoh penganggaran modal melibatkan evaluasi
termasuk profitabilitas dan dampak keuangan dari pengeluaran modal yang
diusulkan. Proposal pengeluaran jangka panjang untuk fasilitas dan peralatan
dapat dianalisis menggunakan berbagai teknik evaluasi pengambilan atas
investasi (return on investment—ROI). Aplikasi ini mebuat berat penggunaan dari
model pengolah angka yang menghubungkan analisis nilai saat ini dari arus kas
yang diharapkan dan analisis probabilitas risiko untuk menentukan campuran
optimal dari proyek modal untuk sebuah bisnis.
Analisis keuangan juga umumnya menggunakan pengolahan angka elektronik dan
perangkat lunak perencanaan keuangan lain untuk mengevaluasi kinerja keuangan
saat ini dan terproyeksi dari sebuah bisnis. Mereka juga membantu menentukan
kebutuhan pendanaan dari sebuah bisnis dan menganalisis metode alternatif
terhadap pendanaan.Analisi keuangan menggunakan anggaran keuangan yang
memperhatikan situasi ekonomi, operasi bisnis, jenis pendanaan yang tersedia,
tingkat bunga, dan harga sham.
Gambar 7.21
Contoh dari sistem
manajemen keuangan yang penting
Memperkirakan
mengelola sekuritas mengevaluasi risiko/memperkirakan
Dan mengatur jangka pendek
dan pemngambilandari kinerja keuangan
Posisi kas sekuritas lain pengeluaran modal kebutuhanpendanaan
Dan obligasi untuk
mengembangkan rencana pendanaan optimal untuk bisnis. Paket pengolah angka
elektonik, perangkat lunak DSS, dan perangkat kelompok berbasis situs daapat digunakan untuk mengembangkan dan memanipulasi model
keuangan
|
|










